Aligi Deganello akhirnya memutuskan untuk menjadi kepala mekanik bagi
mantan juara dunia balapan Worldsuperbike musim 2010 Max Biaggi untuk
musim balapan Worldsuperbike 2012 mendatang. Ia adalah mantan kepala
mekanik Marco Simoncelli sejak masih membalap di GP250cc hingga MotoGP.
Deganello menjadi kepala mekanik Max Biaggi di tim pabrikan Aprilia yang
turun di balapan Worldsuperbike setelah mereka kehilangan Giovanni
Sandi dan Enrico Folegani yang hengkang dari tim pabrikan yang berbasis
di kota Noale ini.
Bagi Deganello sendiri, keputusan untuk
pindah menjadi kepala mekanik di balapan Worldsuperbike memang bukan
keputusan yang mudah. Hal ini terungkap ketika diwawancarai oleh harian
olahraga terkenal asal Italia "Gazzetta dello Sport".
"Saya
berbicara dengan Max [Biaggi], ia tampaknya merasa sangat dikhianati
oleh orang yang sudah dianggap sebagai ayahnya. Ia memiliki keinginan
besar untuk kembali memenangi kejuaraan dan pada titik ini akan menjadi
misi saya, untuk memberinya alat untuk memenangi perlombaan dan bahkan
mungkin gelar juara," kata kepala mekanik Max Biaggi di tim pabrikan
Aprilia, Aligi Deganello, seperti dikutip "Twowheelsblog".
"Tim
ini terdiri dari dua orang pembalap bersama Camier, salah satu dari tim
pengembangan Aprilia dan lainnya adalah telemetrist. Setelah liburan
kita segera mempersiapkan diri untuk terbang ke Australia guna melakukan
sesi pengujian terakhir jelang seri pembuka kejuaraan. Saya mungkin
kehilangan pandangan dari teman-teman lama saya dan saya minta maaf,
saya butuh perubahan yang radikal," katanya.
Aligi Deganello akhirnya memutuskan untuk menjadi kepala mekanik bagi mantan juara dunia balapan Worldsuperbike musim 2010 Max Biaggi untuk musim balapan Worldsuperbike 2012 mendatang. Ia adalah mantan kepala mekanik Marco Simoncelli sejak masih membalap di GP250cc hingga MotoGP.
Deganello menjadi kepala mekanik Max Biaggi di tim pabrikan Aprilia yang turun di balapan Worldsuperbike setelah mereka kehilangan Giovanni Sandi dan Enrico Folegani yang hengkang dari tim pabrikan yang berbasis di kota Noale ini.
Bagi Deganello sendiri, keputusan untuk pindah menjadi kepala mekanik di balapan Worldsuperbike memang bukan keputusan yang mudah. Hal ini terungkap ketika diwawancarai oleh harian olahraga terkenal asal Italia "Gazzetta dello Sport".
"Saya berbicara dengan Max [Biaggi], ia tampaknya merasa sangat dikhianati oleh orang yang sudah dianggap sebagai ayahnya. Ia memiliki keinginan besar untuk kembali memenangi kejuaraan dan pada titik ini akan menjadi misi saya, untuk memberinya alat untuk memenangi perlombaan dan bahkan mungkin gelar juara," kata kepala mekanik Max Biaggi di tim pabrikan Aprilia, Aligi Deganello, seperti dikutip "Twowheelsblog".
"Tim ini terdiri dari dua orang pembalap bersama Camier, salah satu dari tim pengembangan Aprilia dan lainnya adalah telemetrist. Setelah liburan kita segera mempersiapkan diri untuk terbang ke Australia guna melakukan sesi pengujian terakhir jelang seri pembuka kejuaraan. Saya mungkin kehilangan pandangan dari teman-teman lama saya dan saya minta maaf, saya butuh perubahan yang radikal," katanya.