PEMBALAP Repsol Honda, Dani Pedrosa sangat puas dengan keseimbangan
motor Honda RC213V. Motor menggunakan mesin 1000cc itu akan dipakainya
di MotoGP 2012. Dengan tingkat keseimbangan motor yang tinggi, Pedrosa
optimistis bisa berprestasi lebih baik, dan ia mengaku tak sabar untuk
segera menggebernya di balapan MotoGP.
Jika dibandingkan dengan motor Honda RC212V yang
dipakai di 2011, Pedrosa mengatakan masing-masing motor punya ciri
khasnya sendiri-sendiri. Ada keuntungan dan kekurangannya.
"Setiap
motor itu punya karakternya masing-masing. Menurut saya masih ada
kemiripan antara 800cc dengan 1000cc. Namun yang terakhir ini jauh lebih
baik dalam hal keseimbangannya. Tinggal meningkatkan dari sisi
traksi-nya saja," kata Pedrosa.
Yang perlu diantisipasi adalah
penggunaan ban dimana pada motor 1000cc dengan bobot lebih berat dan
kecepatan lebih tinggi ban yang dipakai bisa lebih cepat aus
dibandingkan dengan motor 800cc. "Saya pikir semua orang akan mengalami
masalah ban tersebut, semuanya perlu mengantisipasi," katanya.
Dengan motor yang jauh lebih baik, pembalap yang menggunakan nomor 26
itu berharap Honda kembali bisa mendominasi balapan MotoGP lagi seperti
yang terjadi di musim 2011.
Tentang regulasi baru terkait uji coba
yang lebih bebas dilakukan di musim 2012, Pedrosa menjelaskan hal itu
tidak hanya menguntungkan Valentino Rossi saja. "Banyak orang yang
mengatakan perubahan aturan itu seperti memberikan keuntungan kepada
Valentino Rossi, tetapi keputusan itu juga memberikan dampak yang bagus
kepada semuanya. Semua bisa lebih mendapatkan banyak kesempatan berlatih
meskipun masih ada batasan dalam hal jumlah ban yang digunakan,"
katanya.
Musim 2011 lalu, Dani Pedrosa sempat masuk dalam tiga
pembalap calon juara yang bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge
Lorenzo, namun setelah kecelakaan di LeMans, peluangnya hilang.
"Saya tak bisa tampil di LeMans, padahal Lorenzo juga mengalami
kesulitan, sebaliknya Stoner tampil sempurna. Di musim depan, Stoner
masih menjadi pembalap unggulan karena dia tampil konsisten, selalu
cepat di kondisi apapun," katanya.
Terkait dengan Valentino Rossi
yang kesulitan di musim 2011, Pedrosa menilai juara dunia tujuh kali itu
bisa muncul di 2012. Namun masalahnya di Ducati adalah penyesuaian
terhadap motor yang lebih sulit dilakukan.
"Masalah itu tak cuma
dialami Valentino. Banyak pembalap yang sulit beradaptasi dengan motor
Ducati. Mungkin dia dengan pengalaman yang lama memakai motor pabrikan
Jepang belum bisa membuat perubahan radikal di berbagai aspek. Yang
paling utama adalah pengembangan motor terlebih dahulu, tentang masalah
sebenarnya di sana saya sendiri tidak tahu. Sulit mengatakannya," kata
Pedrosa.
PEMBALAP Repsol Honda, Dani Pedrosa sangat puas dengan keseimbangan motor Honda RC213V. Motor menggunakan mesin 1000cc itu akan dipakainya di MotoGP 2012. Dengan tingkat keseimbangan motor yang tinggi, Pedrosa optimistis bisa berprestasi lebih baik, dan ia mengaku tak sabar untuk segera menggebernya di balapan MotoGP.
Jika dibandingkan dengan motor Honda RC212V yang dipakai di 2011, Pedrosa mengatakan masing-masing motor punya ciri khasnya sendiri-sendiri. Ada keuntungan dan kekurangannya.
"Setiap motor itu punya karakternya masing-masing. Menurut saya masih ada kemiripan antara 800cc dengan 1000cc. Namun yang terakhir ini jauh lebih baik dalam hal keseimbangannya. Tinggal meningkatkan dari sisi traksi-nya saja," kata Pedrosa.
Yang perlu diantisipasi adalah penggunaan ban dimana pada motor 1000cc dengan bobot lebih berat dan kecepatan lebih tinggi ban yang dipakai bisa lebih cepat aus dibandingkan dengan motor 800cc. "Saya pikir semua orang akan mengalami masalah ban tersebut, semuanya perlu mengantisipasi," katanya.
Dengan motor yang jauh lebih baik, pembalap yang menggunakan nomor 26 itu berharap Honda kembali bisa mendominasi balapan MotoGP lagi seperti yang terjadi di musim 2011.
Tentang regulasi baru terkait uji coba yang lebih bebas dilakukan di musim 2012, Pedrosa menjelaskan hal itu tidak hanya menguntungkan Valentino Rossi saja. "Banyak orang yang mengatakan perubahan aturan itu seperti memberikan keuntungan kepada Valentino Rossi, tetapi keputusan itu juga memberikan dampak yang bagus kepada semuanya. Semua bisa lebih mendapatkan banyak kesempatan berlatih meskipun masih ada batasan dalam hal jumlah ban yang digunakan," katanya.
Musim 2011 lalu, Dani Pedrosa sempat masuk dalam tiga pembalap calon juara yang bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo, namun setelah kecelakaan di LeMans, peluangnya hilang.
"Saya tak bisa tampil di LeMans, padahal Lorenzo juga mengalami kesulitan, sebaliknya Stoner tampil sempurna. Di musim depan, Stoner masih menjadi pembalap unggulan karena dia tampil konsisten, selalu cepat di kondisi apapun," katanya.
Terkait dengan Valentino Rossi yang kesulitan di musim 2011, Pedrosa menilai juara dunia tujuh kali itu bisa muncul di 2012. Namun masalahnya di Ducati adalah penyesuaian terhadap motor yang lebih sulit dilakukan.
"Masalah itu tak cuma dialami Valentino. Banyak pembalap yang sulit beradaptasi dengan motor Ducati. Mungkin dia dengan pengalaman yang lama memakai motor pabrikan Jepang belum bisa membuat perubahan radikal di berbagai aspek. Yang paling utama adalah pengembangan motor terlebih dahulu, tentang masalah sebenarnya di sana saya sendiri tidak tahu. Sulit mengatakannya," kata Pedrosa.